• This is default featured slide 1 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 2 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 3 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 4 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 5 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Rabu, 03 Februari 2021

Sejumlah Penyebab Terlambat Datang Bulan yang Wajib Diketahui

 Sejumlah Penyebab Terlambat Datang Bulan yang Wajib Diketahui

Terlambat Datang Bulan nampaknya pasti pernah dialami oleh sebagian besar wanita. Namun, jika terlalu sering mengalami keterlambatan, ada baiknya Anda mulai mencari penyebab terlambat datang bulan tersebut secara lebih serius dan teliti. Sebab, bisa jadi hal tersebut merupakan pertanda suatu penyakit yang lebih serius.

Jumpabet,Situsjumpabet,Linkalternatifjumpabet,Penyebab terlambat datang bulan bisa jadi apa saja, selain kehamilan. Penyebab umumnya dapat berkisar dari ketidakseimbangan hormon hingga kondisi medis yang serius. Ada juga dua saat dalam kehidupan wanita ketika datang bulan tidak teratur adalah hal yang sangat normal; yakni saat pertama kali mulai datang bulan dan saat menopause dimulai. Saat tubuh Anda mengalami transisi, siklus normal tersebut bisa menjadi tidak teratur.

Namun, ada banyak alasan lain mengenai penyebab terlambat datang bulan, mulai dari alat pengendalian kelahiran hingga stres. Mengutip dari Medical News Today, berikut ini adalah 8 Penyebab Terlambat Datang Bulan yang umumnya dialami oleh para wanita yang wajib diketahui.

1. Stres

Penyebab terlambat datang bulan yang pertama adalah stres. Stres yang berkepanjangan dapat memengaruhi siklus datang bulan pada wanita, membuatnya menjadi lebih lama atau lebih pendek, atau bahkan tidak mengalami datang bulan sama sekali. Beberapa wanita juga melaporkan kram datang bulan terasa lebih menyakitkan saat mengalami stres.

Menghindari situasi yang menyebabkan stres, berolahraga secara teratur, dan cukup tidur dapat membantu Anda dalam menghilangkan stres dan mempertahankan siklus datang bulan yang teratur. Jika Anda mengalami stres kronis, mungkin akan bermanfaat bagi Anda untuk berbicara dengan dokter atau konselor, yang dapat membantu mengidentifikasi mekanisme koping yang efektif.

2. Perimenopause

Penyebab terlambat datang bulan yang kedua adalah perimenopause. Onset menopause rata-rata adalah sekitar usia 52 tahun ketika seorang wanita tidak datang bulan setidaknya selama 12 bulan. Banyak wanita mengalami gejala sedini 10 sampai 15 tahun sebelum menopause. Ini dikenal sebagai perimenopause atau menopuse dini dan menunjukkan bahwa kadar estrogen mulai berfluktuasi.

Kadar estrogen yang tidak teratur dapat mengubah siklus datang bulan wanita, sehingga wanita perimenopause sering mengalami datang bulan yang tidak teratur atau terlewat. Setelah seorang wanita melewati setahun penuh tanpa mengalami datang bulan, maka dia dikatakan telah mengalami menopause.

3. Penurunan Berat Badan

Penyebab terlabat datang bulan yang ketiga adalah karena penurunan berat badan. Penurunan berat badan yang signifikan atau olahraga yang intens dapat menyebabkan seorang wanita tidak bisa datang bulan. Menjadi kurus atau memiliki rasio lemak tubuh yang rendah dapat mengubah kadar hormon reproduksi, menurunkannya ke tingkat di mana ovulasi dan datang bulan tidak terjadi.

Seorang wanita yang telah melewatkan satu atau beberapa periode datang bulan setelah kehilangan sejumlah besar berat badan harus berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi agar mendapatkan jumlah vitamin, mineral, dan nutrisi yang dibutuhkan tubuhnya.

4. Obesitas

Penyebab terlambat datang bulan yang ke empat adalah obesitas. Sama seperti penurunan berat badan yang dapat menyebabkan seorang wanita melewatkan masa datang bulan, kelebihan berat badan juga dapat memengaruhi siklus datang bulan pada wanita.

Obesitas dan datang bulan yang terlambat terkadang dapat menandakan bahwa seorang wanita memiliki kondisi medis, seperti sindrom ovarium polikistik (PCOS), sehingga penting baginya untuk didiagnosis dengan benar oleh dokter. Dokter mungkin merekomendasikan tes darah atau ultrasound untuk melihat ovarium guna memastikan tidak ada kondisi medis yang menyebabkan terlambatnya datang bulan.

5. Alat Kontrol Kehamilan

Penyebab terlambat datang bulan yang kelima adalah karena alat kontrol kehamilan yang mungkin sedang Anda gunakan. Beberapa jenis alat kontrasepsi, terutama metode hormonal, dapat menyebabkan seorang wanita mengalami keterlambatan datang bulan.

Biasanya, kontrasepsi hormonal menyediakan suatu bentuk estrogen yang dikombinasikan dengan progesteron untuk jangka waktu tertentu, diikuti oleh beberapa hari bebas hormon. Penarikan hormon ini memicu datang bulan.

Terkadang, hormon ini membuat lapisan rahim sangat tipis sehingga tidak ada cukup lapisan untuk menyebabkan datang bulan. Ini berlaku untuk semua bentuk KB hormonal, termasuk pil, tambalan, suntikan, implan, dan cincin. Dalam kebanyakan kasus, hal ini tidak berbahaya, tetapi Anda harus berbicara dengan dokter jika ada kekhawatiran tentang metode pengendalian kelahiran yang sedang atau akan Anda jalani.

6. Kondisi Hormonal

Penyebab terlambat datang bulan yang ke enam adalah karena kondisi atau masalah hormonal. Beberapa hormon, seperti hormon prolaktin atau tiroid, dapat menyebabkan seorang wanita tidak bisa datang bulan. Jika ketidakseimbangan hormon menyebabkan datang bulan menjadi terlewat atau terlambat, hal itu dapat dengan mudah dideteksi dengan tes darah.

Penyebab ketidakseimbangan hormon tersebut perlu diteliti oleh dokter. Beberapa ketidakseimbangan hormon adalah masalah umum yang terjadi dalam keluarga, atau mungkin disebabkan oleh sesuatu yang jauh lebih serius, seperti tumor otak. Dalam banyak kasus, minum obat dapat membantu datang bulan kembali ke siklus normalnya.

7. Sindrom Ovarium Polikistik (PCOS)

Penyebab terlambat datang bulan yan ketujuh adalah Sindrom Ovarium Polikalistik atau Polycystic Ovary Syndrome (PCOS). PCOS adalah salah satu kelainan hormonal yang paling umum pada wanita usia subur. Meskipun gejalanya bervariasi pada setiap wanita, mereka yang menderita PCOS cenderung memiliki kadar hormon yang tidak normal, yang dapat menyebabkan kista kecil berkembang di ovarium, jerawat, rambut wajah dan tubuh berlebih, kebotakan pola pria, dan obesitas.

Datang bulan yang tidak teratur atau bahkan tidak datang bulan sama sekali juga merupakan ciri umum dari kondisi ini. Wanita yang mencurigai dirinya menderita PCOS harus mengunjungi dokter untuk evaluasi. Jika tidak ditangani dengan benar, tidak adanya menstruasi selama tahun-tahun subur dapat menyebabkan kanker endometrium.

8. Kehamilan

Penyebab terlambat datang bulan yang terakhir adalah kehamilan. Anda tentu tidak boleh mengesampingkan kehamilan sebagai kemungkinan alasan terlambatnya menstruasi jika Anda aktif secara seksual. Meskipun Anda telah menggunakan kontrasepsi, kemungkinan untuk bocor tetap ada. Anda tetap bisa hamil meskipun menggunakan kontrasepsi dengan benar.

Sebagai wanita yang aktif secara seksual dengan datang bulan yang terlambat, Anda harus menggunakan tes kehamilan di rumah. Penting untuk dicatat bahwa tidak ada bentuk kontrasepsi yang 100 persen efektif. Siapa pun yang hamil harus segera mencari perawatan kesehatan prenatal. Meskipun Anda memiliki hasil negatif pada tes kehamilan di rumah tetapi datang bulan masih belum juga dimulai, disarankan bagi Anda untuk menemui dokter.

REKOMENDASI

JUMPABET




Share:

Selasa, 02 Februari 2021

Beberapa Masalah Buang Air Kecil yang Biasa Dialami Pria Usai Bercinta

 Beberapa Masalah Buang Air Kecil yang Biasa Dialami Pria Usai Bercinta

Usai sesi bercinta yang menggebu dan panas, salah satu hal yang penting dilakukan adalah membersihkan diri. Hal ini sangat penting untuk menjaga kesehatan tubuh serta membersihkan kotoran yang menempel.

Jumpabet,Situsjumpabet,Linkalternatifjumpabet, Tergantung masing-masing individu, hal yang dilakukan usai bercinta juga bisa berbeda-beda. Salah satu hal yang dilakukan adalah buang air kecil usai bercinta.

Namun pada kondisi tertentu, ada satu hal yang biasa dialami oleh pria ketika usai bercinta. Masalah yang dialami oleh pria ketika bercinta adalah rasa perih ketika buang air kecil serta semburannya yang tak beraturan.

Walau hal ini tak selalu terjadi, namun munculnya rasa perih dan semburan tak beraturan yang terjadi merupakan suatu hal yang tak aneh. Selain itu, mungkin terjadi sejumlah masalah lain seperti penis yang masih ereksi ketika buang air. Mengapa hal ini bisa terjadi?

Semburan Kencing Tidak Beraturan

"Ketika bercinta, uretra membawa air mani dan masuk ke dalam saluran kencing yang sangat dekat dengan kandung kemih," terang Eugene Dula, dilansir dari Dollar Shave Club.

"Usai bercinta, uretra biasanya masih memiliki air mani di dalamnya, termasuk mungkin mengumpul di bagian ujung (namun masih di dalam uretra). Ketika kamu buang air setelah bercinta, urin membilas sisa air mani melalui uretra, mendorongnya melalui area terkumpulnya di dekat ujung. Hal ini menyebabkan semburan kencing terganggu," sambungnya.

Adanya hambatan ini, bisa menyebabkan semburan air kencing tidak semulus sebelumnya. Selain itu, semburan air kencing juga mungkin terjadi secara tidak beraturan dan berhamburan ke berbagai arah.

Untuk menghindari masalah atau semburan yang terlalu liar, lakukan kencing secara perlahan. Usahakan jangan terlalu keras menyemburkannya karena bisa menimbulkan masalah lebih lanjut.

Mengapa Kencing Terasa Nyeri

Selain berupa semburan yang tak teratur, munculnya rasa sakit ketika kencing merupakan hal yang tak bisa dihindari. Hal ini juga terjadi karena alasan yang sama.

Terjadinya masalah ini bisa disebabkan oleh sejumlah alasan seperti:

- Infeksi Saluran Kencing

- Urethritis

- Penyakit Menular Seksual

- Dehidrasi

Sejumlah hal tersebut bisa membutuhkan penanganan serius, namun jika disebabkan dehidrasi, maka kamu bisa mengatasinya dengan lebih banyak minum air.

Buang Air Kecil Ketika Ereksi

Usai bercinta, tak jarang kamu masih mengalami ereksi dan masih terjadi sangat ingin buang air kecil. Hal ini bisa menyebabkan kamu mengalami masalah untuk kencing dengan mudah dan lancar.

"Sulit untuk buang air kecil ketika ereksi karena ruang di dalam penis yang dipenuhi olah darah ketika ereksi -corpora cavernosa dan corpora spongiosum- menutupi uretra," terang As Ajay Nangia, profesor dari University of Kansas Medical Center.


Untuk bisa lebih mudah buang air kecil ketika ereksi, kamu bisa memberi sedikit tekanan pada kandung kemih. Kamu bisa menekan perut bagian bawah untuk bisa buang air kecil dengan mudah.

REKOMENDASI

JUMPABET



Share:

Senin, 01 Februari 2021

Kenali Tandanya ,Sakit Kepala Bisa Terjadi Usai Bercinta

Kenali Tandanya ,Sakit Kepala Bisa Terjadi Usai Bercinta

Terdapat berbagai hal yang bisa dialami seseorang usai bercinta. Hal ini tidak hanya berdampak positif saja tapi juga bisa bisa memunculkan dampak negatif.

Jumpabet,SitusJumpabet,Linkalternatifjumpabet,Salah satu dampak negatif yang bisa muncul usai bercinta adalah munculnya rasa sakit kepala. Dilansir dari Healthline, fenomena ini tidak asing dan biasa disebut sebagai sakit kepala orgasme.

Seperti namanya, sakit kepala ini memang bisa terjadi setelah seseorang mengalami orgasme. Hal ini terjadi ketika tekanan darah naik tiba-tiba sehingga pembuluh darah melebar dan sakit kepala bisa semakin parah ketika kamu bergerak.

Hal ini menyebabkan gerakan-gerakan yang kamu lakukan usai orgasme bukannya membuatmu gembira tapi malah menimbulkan rasa sakit. Masalah kesehatan ini lebih rentan dialami oleh mereka yang memiliki riwayat migrain.

Mengetahui Tanda Sakit Kepala Akibat Bercinta

Sakit kepala usai orgasme ini bisa memunculkan rasa sakit mulai belakang leher hingga rasa cenut-cenut ketika atau setelah orgasme. Pada kasus yang ekstrem, masalah ini bisa menyebabkan terjadinya muntah, holang kesadaran, stroke, atau bahkan penyakit arteri koroner.

Masalah kesehatan ini lebih rentan tiga hingga empat kali lipat dialami oleh pria

Doctors say men are 3 to 4 times more likely to experience orgasm headaches. Masalah ini sebenarnya sangat jarang terjadi dan hanya dialami oleh 1 persen orang dewasa saja. Walau begitu ada kemungkinan bahwa masalah ini lebih banyak terjadi dibanding yang dilaporkan.

"Banyak orang yang mengalami sakit kepala selama aktivitas seksual terlalu malu untuk konsultasi dan dokter sering tidak menanyai mereka," terang Dr. José Biller, kepala Departemen Sataf Loyola University Chicago Stritch School of Medicine, dilansir dari Neurology Times.

"Sakit kepala akibat aktivitas seksual bisa sangat menyakitkan dan menakutkan. Hal ini juga bisa menyebalkan baik bagi mereka yang mengalaminya maupun pasangan," sambungnya.

Dengan kata lain, ketika kamu mengalami sakit kepala, segera ungkapkan pada pasangan. Walau begitu, tak semua sakit kepala akibat seks ini parah karena sebagian bisa disebabkan karena stres, kurangnya makanan sehat, atau karena efek pil KB pada wanita.

Cara Mencegah Sakit Kepala Akibat Bercinta

Sama seperti masalah kesehatan lain, tentu terdapat cara mencegah masalah sakit kepala ini. Cara utama yang bisa dilakukan untuk mencegah dan melegakan sakit kepala ini adalah dengan mengonsumsi obat.

Selain itu, minum lebih banyak air, berolahraga, serta memiliki gaya hidup lebih sehat bisa membantu. Hal lain yang bisa dilakukan jika hal ini terus terjadi adalah dengan berhenti bercinta sebelum orgasme. Ketika masalah ini kamu alami, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter untuk mencari cara mengatasinya.

REKOMENDASI

JUMPABET

Share:

Sabtu, 30 Januari 2021

Sejumlah Perubahan Pola Makan yang Perlu Dilakukan di Masa PMS

 Sejumlah Perubahan Pola Makan yang Perlu Dilakukan di Masa PMS

Pola makan yang dimiliki oleh seseorang bisa sangat mempengaruhi kesehatan yang dimilikinya. Hal ini menunjukkan pentingnya peran nutrisi pada tubuh seseorang.

Jumpabet,Situsjumpabet,Linkalternatifjumpabet, Mengubah pola makan dan apa yang kamu konsumsi dapat membantu mengurangi masalah emosi dan fisik yang timbul dari premenstual sindrom (PMS). Makanan dan minuman yang kamu konsumsi ini dapat membantu mengatasi masalah ketika PMS.

Dampak dari makanan dan minuman yang kamu konsumsi ini tidak hanya terjadi secara fisik. Secara mental, pola makan yang tepat juga bisa membantu dalam melalui masa-masa PMS.

Dilansir dari Medical Daily, Elizabeth Bertone-Johnson dari University of Massachusetts menyebut bahwa makanan dan minuman ini bisa sangat berperan besar. Berikut sejumlah tips pola makan yang perlu kamu pertimbangkan agar PMS tidak terlalu bermasalah.

Perubahan Pola Makan

1. Konsumsi Lebih Banyak Sayuran Hijau

Walau mengonsumsi sayuran hijau memang penting dalam kehidupan sehari-hari, hal ini bakal lebih penting ketika kamu menstruasi. Kandungan zat besi yang tinggi di dalamnya dapat meningkatkan energi, terutama ketika kamu tidak mengonsumsi daging.

Sayuran seperti bayam, sawi, atau kale dapat menjadi pilihan untuk sayur yang bisa kamu konsumsi. Kamu dapat memperoleh 40 persen dari kebutuhan magnesium harianmu dari berbagai sayuran ini. Kekurangan sumber mineral ini kerap dihubungkan dengan munculnya migrain secara tiba-tiba pada wanita sebelum menstruasi.

2. Mengurangi Garam dan Gula

"Ketika kamu menginginkan gula, hal ini bisa terjadi karena sebuah alasan," tutur Elizabeth Somer, pakar diet dari Oregon, kepada WebMD.

Hal ini terjadi karena fluktuasi dari tingkat hormon yang membuatmu mengonsumsi lebih banyak kalori dibanding biasanya. Kalori ini biasanya berada dalam bentuk lemak, karbohidrat, atau makanan manis.

Dibanding mengonsumsi gula, Somer menyarankan agar wanita yang mengalami menstruasi untuk mengonsumsi biji-bijian. Lebih bagus lagi jika kamu bisa mengurangi konsumsi garam jika kamu rentan mengalami perut kembung, payudara yang lembek, serta bengkak di jari dan tangan.

Perubahan Pola Minum

3. Konsumsi Susu Rendah Lemak

Jika masalah PMS yang lebih banyak kamu alami melibatkan mood, sebaiknya kamu konsumsi yogurt rendah lemak. Terdapat sejumlah penelitian yang menyebut bahwa kalsium dapat menurunkan serta meredakan berbagai gejala PMS.

Asupan nutrisi ini lebih baik lagi jika berasal dari sejumlah bahan makanan alami. Selain yoghurt, kamu juga bisa mengonsumsi susu rendah lemak, keju, jus jeruk, atau susu kedelai.

4. Batasi Alkohol dan Kafein

"Konsumsi alkohol dapat berujung pada dehidrasi yang dapat membuat seseorang lebih rentan terhadap kram," ujar seksologis Dr. Marie Stubbs.

Pada 2018, sebuah penelitian di Spanyol menyebut bahwa gejala umum PMS dapat diturunkan dengan mengurangi jumlah minuman yang kamu konsumsi. Konsumsi alkohol disebut memiliki peranan pada perubahan hormon seperti gonadotropin.

Selain alkohol, konsumsi kopi juga perlu untuk dikurangi. Terlalu banyak kafein terutama selepas siang hari dapat menurunkan kualitas tidur sehingga kamu merasa lebih lelah dan memperburuk gejala PMS yang kamu alami.

Empat hal tersebut sebaiknya kamu ingat-ingat ketika PMS melanda. Dengan mengubah pola makan dan minum, gejala PMS yang menyerangmu tiap bulannya bisa jadi tidak terlalu parah.

REKOMENDASI

JUMPABET



Share:

Jumat, 29 Januari 2021

Beberapa Hal yang harus dipersiapkan wanita sebelum menopause

 Beberapa  Hal yang harus dipersiapkan wanita sebelum menopause

Menopause merupakan siklus alami yang akan dialami oleh semua wanita. Banyak hal menakutkan yang berkaitan dengan kesehatan ketika Anda terkena menopause berkembang di tengah masyarakat. Mulai dari mudah lelah, kenaikan berat badan, kekeringan vagina, hingga mood swing. Hal tersebut tentu saja membuat Anda takut dalam menyambut menopause.

Berikut adalah tips sehat bagi Anda untuk menghadapi menopause seperti dilansir dari idiva.com.

Olahraga secara teratur

Jumpabet,Situsjumpabet,Linkalternatifjumpabet,Sebuah penelitian kesehatan menunjukkan bahwa wanita yang aktif berolahraga saat menopause dapat meminimalisir dampak menopause pada tubuhnya. Pastikan bahwa Anda selalu menyempatkan waktu untuk berolahraga minimal 30 menit sehari di sela-sela rutinitas harian Anda.

Istirahat cukup

Tidur akan memulihkan tenaga Anda yang hilang. Sehingga tidur pun dapat membantu Anda mengalahkan rasa lelah yang sering muncul saat menopause.

Makan makanan bernutrisi

Tubuh Anda memerlukan nutrisi yang cukup agar tetap sehat saat menghadapi menopause. Sehingga jangan lupa untuk selalu mengonsumsi makanan sehat seperti protein tanpa lemak, biji-bijian, buah, dan sayur agar tubuh tetap sehat dan bugar.

Berlatih teknik relaksasi

Perubahan hormon di dalam tubuh yang terjadi selama menopause dapat menyebabkan sejumlah masalah psikologis seperti cemas, stres, dan mood swing atau perubahan suasana hati. Cara terbaik untuk meminimalisir hal tersebut adalah dengan mencoba beberapa teknik relaksasi. Meditasi dan yoga telah terbukti efektif dapat menenangkan diri Anda.

Memahami kondisi tubuh

Tubuh Anda adalah milik Anda. Oleh karena itu pahamilah semua gejala dan perubahan yang terjadi dalam tubuh Anda. Pemahaman ini akan membantu Anda untuk lebih santai dan menerima segala perubahan dengan lebih baik.

Segala macam efek samping dari menopause sebenarnya dapat Anda minimalisir dengan cara menjalankan pola hidup sehat dan teratur seperti tips di atas. Tertarik untuk mencobanya? 

REKOMENDASI

JUMPABET


Share:

Kamis, 28 Januari 2021

Bermacam Cara Merawat Kulit Setelah Menopause, Mudah Dilakukan

 Bermacam Cara Merawat Kulit Setelah Menopause, Mudah Dilakukan

Seperti diketahui,Menopause merupakan suatu kondisi biologis yang akan terjadi pada wanita. Dalam hal ini, siklus menstruasi wanita yang terjadi setiap bulan akan berhenti pada usia tertentu. Hal ini menunjukkan bahwa tubuh wanita pada usia menuju lansia sudah tidak produktif lagi.

Jumpabet,Situsjumpabet,Linkalternatifjumpabet, Biasanya, setelah memasuki masa Menopause terdapat berbagai perubahan yang terjadi dalam tubuh wanita. Saat menopause hormon tubuh wanita akan berubah yang kemudian akan berpengaruh pada kondisi psikis dan fisik. Seperti perubahan suasana hati atau kondisi tubuh yang sering mengalami panas.

Bukan hanya itu, salah satu perubahan kondisi fisik yang berpengaruh saat menopause adalah kesehatan kulit. Dalam hal ini, tubuh akan berhenti memproduksi banyak kolagen, sehingga tidak heran jika kondisi elastisitas kulit akan semakin menurun. Bukan hanya itu, kulit juga semakin rentan mengalami kondisi kering, kulit yang mengendur, hingga terjadinya garis halus dan kerutan.

Meskipun merupakan kondisi alami, namun bukan berarti Anda membiarkan dan tidak melakukan perawatan apapun. Dengan melakukan perawatan kulit yang baik tentu dapat mencegah kondisi yang semakin parah. Selain itu, melakukan perawatan kulit juga mendukung kondisi tubuh dan penampilan yang lebih baik dan sehat.

Dengan begitu, Anda perlu mengetahui bagaimana cara merawat kulit setelah Menopause dengan baik dan benar.

Kondisi Kulit dan Menopasue

Sebelum mengetahui bagaimana cara merawat kulit setelah Menopause dengan baik, perlu dipahami terlebih dahulu seperti apa kondisi kulit saat memasuki masa menopause. Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, setelah memasuki masa menopause hormon tubuh wanita akan berubah. Hal ini juga berdampak pada kondisi kesehatan kulit secara keseluruhan.

Perubahan hormon yang terjadi membuat tubuh wanita tidak lagi memproduksi banyak kolagen seperti sebelumnya. Hal ini kemudian membuat kondisi kulit semakin rentan mengalami kering, kulit yang mengendur di bagian leher, rahang, dan pipi, serta muncul garis halus dan kerutan.

Jika tidak melakukan perawatan apapun, tentu kondisi ini akan semakin buruk dan mempengaruhi penampilan. Dengan begitu, meskipun sudah usia lanjut namun perawatan kulit tetap perlu dilakukan agar tetap sehat.

Rutin Membersihkan Wajah

Cara merawat kulit setelah menopause yang pertama dengan rutin membersihkan wajah. Membersihkan kulit terutama bagian wajah perlu dilakukan untuk menghilangkan berbagai debu dan kotoran yang menempel.

Rutin membersihkan wajah juga mencegah kondisi kulit yang kusam dan tidak segar. Namun, Anda perlu memperhatikan formula bahan yang digunakan dalam sabun pembersih. Hindari penggunaan sabun pembersih yang dapat menghilangkan hidrasi atau kelembapan kulit. Pilihlah produk berbahan ringan sehingga tidak mudah mengiritasi kulit.

Gunakan Pelembap

Cara merawat kulit setelah menopause berikutnya dengan menggunakan pelembap. Gunakan pelembap secara rutin pada wajah dan bagian kulit lain seperti tangan dan kaki untuk mencegah kondisi kulit yang kering. Selain itu, sebaiknya hindari mandi dengan air panas karena dinilai dapat semakin memicu kondisi kulit kering. Usahakan untuk mengoleskan pelembap setelah mandi secara rutin untuk meningkatkan hidrasi kulit.

Gunakan SPF

Cara merawat kulit setelah menopause selanjutnya adalah menggunakan SPF atau krim pelindung tabir surya. Sampai kapan pun penggunaan SPF sangat penting dan tidak boleh dilewatkan. Terutama jika Anda sering melakukan kegiatan di luar ruangan.

Menggunakan krim SPF dapat melindungi kulit dari paparan sinar matahari yang bersifat merusak. Usahakan untuk selalu menggunakan SPF setiap hari, minimal SPF 30 atau lebih tinggi.

Lakukan Scrub

Melakukan scrub secara rutin juga merupakan salah satu cara merawat kulit setelah menopause yang tidak boleh dilupakan. Dengan melakukan scrub secara rutin, minimal dua kali dalam seminggu dapat membantu membersihkan kulit dengan optimal. Di mana sel-sel kulit mati dapat terangkat, sehingga mendorong proses regenerasi kulit lebih maksimal.

Selain itu, melakukan scrub juga dapat membantu memudarkan noda atau bintik kehitaman yang ada pada wajah atau bagian kulit lain. Khusus pada kulit wajah, jangan lupa gunakan toner setelah melakukan scrub untuk mengembalikan hidrasi dengan baik

Konsumsi Makanan Mengandung Antioksidan

Cara merawat kulit setelah menopause berikutnya dengan mengonsumsi makanan mengandung antioksidan. Mengonsumsi makanan yang mengandung antioksidan dapat membantu meningkatkan kesehatan kulit.

Hal ini tentu sangat diperlukan ketika hormon estrogen dan produksi kolagen pada wanita menopause mulai menurun. Untuk mendapatkan manfaat ini, Anda bisa mengonsumsi berbagai sayur dan buah berwarna cerah. Makanan yang berwarna cerah dinilai mempunyai kandungan antioksidan tinggi yang baik untuk tubuh.

REKOMENDASI 
 
Share:

Rabu, 27 Januari 2021

Sejumlah Gejala Menopause Dini pada Wanita yang Mudah Dikenali

 Sejumlah Gejala Menopause Dini pada Wanita yang Mudah Dikenali

Semua wanita akan mengalami periode menopause dalam hidupnya. Namun, apa yang kita pahami sebagai "mengalami menopause" seringkali merupakan gejala perimenopause - tahap sebelum menopause terjadi. Menopause sendiri menandai 12 bulan terakhir kali seorang wanita mengalami menstruasi. Usia rata-rata untuk menopause adalah 51 tahun, tetapi terjadi dari pertengahan 40-an hingga usia 60-an.

Jumpabet,Situsjumpabet,Linkalternatifjumpabet,Tubuh wanita adalah keseimbangan kompleks dari berbagai hormon, tetapi terutama diatur oleh hormon seks wanita, estrogen. Seiring bertambahnya usia, produksi estrogen mulai melambat dan semakin mendekati menopause, semakin rendah levelnya. Ini berarti perubahan berbeda dalam tubuh yang menandakan datangnya menopause.

Menopause dini dianggap sebagai penurunan estrogen sebelum seorang wanita berusia 40-an.Ada banyak alasan berbeda yang dapat terjadi. Berikut penjelasan selengkapnya disertai gejala menopause dini.

Penyebab Menopause Dini

Menopause dini dianggap sebagai penurunan estrogen sebelum seorang wanita berusia 40-an. Hal yang paling umum karena operasi. Banyak kondisi genital dan reproduksi mengharuskan wanita menjalani histerektomi atau pengangkatan indung telurnya. Ketika ini terjadi, kendali utama untuk produksi estrogen sudah tidak ada lagi yang berarti tubuh tidak diarahkan untuk memproduksinya.

Hal yang sama dapat terjadi jika ovarium menjadi rusak atau sakit. Sindrom ovarium polikistik (PCOS) misalnya, dapat menyebabkan ovarium tidak berfungsi sebagaimana mestinya yang memengaruhi produksi estrogen. Seiring waktu, prosesnya menjadi lebih sulit dan lebih sedikit estrogen yang diproduksi yang memicu menopause.

Alasan lain wanita mengalami menopause dini karena faktor genetik. Meskipun ini lebih sulit untuk dipahami, lebih mudah untuk diprediksi karena akan ada anggota keluarga lain yang pernah mengalaminya.

Dalam hal ini, menopause dini dipicu oleh proses yang sama seperti menopause normal yang terjadi lebih awal. Ini serupa dengan saat beberapa anak mengalami pubertas dini dan terapi hormon dapat dihentikan pada kedua kasus tersebut.

Gejala Kognitif Menopause Dini

Gejala menopause dini yang paling dikenal adalah gejala fisik. Beberapa wanita bahkan mungkin tidak menyadari bahwa ada gejala kognitif karena mirip dengan gejala proses penuaan normal.

Estrogen penting bagi otak untuk pembentukan memori, jadi Anda mungkin mendapati diri menjadi sedikit lebih pelupa. Meskipun ini bukan gejala umum dan biasanya hanya diabaikan karena penuaan normal, perubahan suasana hati yang parah (terutama bila tidak disertai atau sebelum menstruasi) adalah tanda pasti bahwa menopause akan datang.

REKOMENDASI

JUMPABET




Share:

Definition List

Definition list
Consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua.
Lorem ipsum dolor sit amet
Consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua.

Recent Posts

Unordered List

Pages

Theme Support

Need our help to upload or customize this blogger template? Contact me with details about the theme customization you need.