• This is default featured slide 1 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 2 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 3 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 4 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 5 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Sabtu, 02 Januari 2021

Sejumlah Ramuan Mudah dan Murah untuk Memutihkan Selangkangan Gelap

 Sejumlah Ramuan Mudah dan Murah untuk Memutihkan Selangkangan Gelap

Salah satu masalah yang kerap menjadi problem tersembunyi bagi banyak orang adalah masalah selangkangan. Hal ini tidak hanya berkaitan dengan aroma organ intim tersebut, nmun juga dengan warnanya.

Masalah selangkangan yang berwarna gelap ini merupakan masalah yang menyebalkan bagi banyak orang. Hal ini bisa dialami oleh siapa saja terlepas dari warna kulit mereka.


Jumpabet,Situsjumpabet,Linkalternatifjumpabet,Berubahnya warna selangkangan menjadi gelap ini disebabkan karena melimpahnya melanin, pigmen yang memberi warna bagi kulit. Kondisi ini dikenal sebagai hiperpigmentasi dan biasa terjadi pada area selangkang.

Berubahnya kulit di selangkang menjadi lebih gelap ini bisa disebabkan karena sejumlah alasan. Kulit lecet yang terjadi akibat olahraga atau berjalan mungkin menjadi penyebab masalah ini.

Hal ini cenderung biasa dialami oleh mereka yang kelebihan berat badan. Faktor lain dari masalah ini bisa disebabkan hormon yang tak seimbang, paparan sinar matahari, kulit kering, obat-obatan tertentu, gesekan akibat baju ketat, diabetes, serta penyakit tertentu.

Terdapat sejumlah ramuan yang bisa kamu gunakan untuk memutihkan bagian yang menghitam ini. Dilansir dari the Health Site, berikut sejumlah ramuan yang mudah diramu untuk mengatasi masalah selangkang berwarna gelap.

Bahan yang Bisa Digunakan

Scrub Minyak Kelapa dan Lemon

Lemon bisa membantu mengatasi hiperpigmentasi, sedangkan minyak kelapa bisa menjadi pelembap bagi kulit. Campurkan minyak kelapa dengan perasan lemon untuk membuat ramuan ini. Kemudian usap pada area yang berwarna gelap, pijat selama 10 menit, kemudian bilas hingga bersih.

Scrub Gula

Jika kulit yang menjadi gelap ini disebabkan karena bertumpuknya kulit mati, menggunakan scrub gula bisa kamu lakukan. Untuk membuat ramuan ini, campurkan perasan lemon segar, gula, serta madu. Usap secara perlahan ramuan ini pada bagian selangkang serta cuci hingga bersih.

Bahan Lain yang Bisa Digunakan

Scrub Yogurt Oatmeal

Oatmeal bisa meremajakan kulit dan asam laktat pada yogurt bisa meningkatkan kesehatan kulit. Ramuan ini juga memiliki manfaat lain pada kulit.

Ramuan ini bisa dibuat dengan mencampur oatmel dan yogurt polos. Aduk bersama dan oleskan pada area yang berwarna gelap. Biarkan sementara kemudian bilas bersih menggunakan air.

Usap dengan Kentang

Kentang bisa menjadi penanganan yang tepat untuk mencerahkan bagian gelap pada kulit. Kandungan enzim katekolase pada kentang dipercaya memiliki dampak ini. Potong kentang kemudian usap pada area berwarna gelap selama 15 menit.

Empat ramuan tersebut bisa membantu untuk mengatasi masalah ini. Lakukan dengan telaten untuk membuat area selangkang yang berwarna gelap menjadi cerah.

REKOMENDASI :



Share:

Jumat, 01 Januari 2021

Sejumlah Problem Kesehatan yang Tanpa Disadari Bisa Berdampak pada Kehidupan Ranjang Wanita

 Sejumlah Problem Kesehatan yang Tanpa Disadari Bisa Berdampak pada Kehidupan Ranjang Wanita

Kehidupan ranjang yang bergairah dan menyenangkan bisa sangat penting untuk menjaga kegembiraan hati. Hal ini juga sangat penting dalam menjaga tubuh dari berbagai masalah lainnya.

Kehidupan ranjang yang sehat ini bisa sangat dipengaruhi oleh berbagai macam hal. Mulai dari kondisi lingkungan sekitar ketika hendak memulai sesi bercinta hinga kondisi kesehatan bisa sangat mempengaruhi hal ini.

Jumpabet,Situsjumpabet,Linkalternatifjumpabet,Hampir setiap penyakit yang disertai dengan kelelahan, kecemasan, nyeri, atau insomnia bisa berdampak pada kehidupan ranjang seseorang. Masalah hormon seperti hipotiroid, diabetes, atau menopause juga bisa menjadi masalah.

Hormon perlu dalam kondisi tepat di dalam tubuh karena bisa mempengaruhi kepuasan bercinta serta orgasme. Sejumlah pengobatan terhadap masalah kesehatan juga bisa meredupkan hasrat seksual.

Secara garis besar, sejumlah kondisi kesehatan bisa sangat mempengaruhi kepuasan seksual yang kamu miliki. Dilansir dari Prevention, berikut sejumlah masalah kesehatan yang tanpa kamu sadari bisa berdampak pada kehidupan ranjang.

Penyakit Jantung

Penyakit jantung merupakan pembunuh nomor satu pada wanita juga hal yang bisa meredupkan fungsi seksual. Masalah jantung yang dimiliki ini kadang bisa membuat wanita menjadi takut bercinta karena tidak mau detak jantung meningkat akibat hal ini.

Depresi

Depresi dan obat-obatan yang digunakan untuk mengobatinya bisa sangat mempengaruhi libido dan hasrat seksual. Seseorang dengan masalah kesehatan mental lain juga bisa mengalami hal yang menurunkan libido ini termasuk karena obat yang digunakannya.

Multiple Sclerosis

Multiple Sclerosis merupakan penyakit kronis yang bisa menyebabkan masalah saraf serta indera perasa. Pada sebuah penelitian, diketahui bahwa wanita yang mengalami masalah kesehatan ini sebanyak 62 persen kehilangan sensasi genital serta 32 persen tidak bisa mengalami orgasme.

Diabetes

Diabetes bisa mencederai sistem saraf dan sirkulatori yang bisa membuat wanita memiliki risiko libido rendah, kesakitan saat bercinta, serta tidak mampu orgasme. Ketika wanita mengalami diabetes, dia juga menjadi kerap mengalami masalah berupa vagina yang mengering.

 Radang Sendi

Masalah radang sendi bisa membuat seseorang jadi kesulitan dalam bergerak dan bercinta. Pada kasus yang parah, seorang wanita bakal sulit untuk membuka kakinya sehingga tidak mungkin bercinta. Pergerakan yang lancar juga bakal sulit untuk dilakukan.

Sejumlah masalah itu bakal sangat mengganggu kehidupan seksualmu. Ketika masalah yang kamu alami sudah sangat parah, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter untuk mengatasinya. 

REKOMENDASI :

Share:

Rabu, 30 Desember 2020

untuk Proses Reproduksi, Klitoris Wanita Ternyata Juga Bermanfaat

 untuk Proses Reproduksi, Klitoris Wanita Ternyata Juga Bermanfaat 

Selama ini, klitoris hanya dianggap sebagai salah satu bagian dari vagina semata. Namun, seperti dilansir dari The Health Site, penelitian terbaru mengungkap bahwa klitoris wanita cukup vital untuk proses reproduksi.

Jumpabet,SitusJumpabet,Linkalternatifjumpabet,Hasil penelitian mengungkap bahwa menstimulasi klitoris bisa mengaktifkan otak. Hal ini menyebabkan kombinasi perubahan pada daerah reproduksi wanita yang menyebabkannya siap untuk menerima dan memproses sperma untuk mendapat hasil pembuahan dari sel telur.

Hal ini juga mencakup peningkatan aliran darah vaginal, peningkatan lubrikasi vaginal, serta peningkatan oksigen dan temperatur vaginal. Lebih pentingnya, perubahan posisi serviks, jalur masuk dari uterus.

Perubahan ini menyebabkan serviks menjauh dari kolam air manit dan mencegah air mani berpindah ke uterus dengan cepat. Hal ini membuat sperma menjadi bergerak dan mengaktifkan kesuburan telur.

Klitoris Memiliki 2 Fungsi

Menurut hasil penelitian yang dipublikasikan pada Clinical Anatomy, terdapat dua fungsi dari klitoris ini. Klitoris memiliki fungsi baik prokreatif (reproduktif) dan rekreatif (kesenangan).

Pada sejumlah negara dan budaya, penghilangan klitoris dilakukan terhadap sejumlah wanita. Hal ini ternyata berdampak tidak hanya pada disabilitas seksual namun juga menimbulkan kemungkinan disabilitas reproduktif.

"Sering banyak didengung-dengungkan orang bahwa fungsi utama klitoris adalah untuk menimbulkan kesenangan seksual, namun saat ini hal tersebut sudah usang," terang peneliti Roy Levin, PhD.

"Perubahan konsep dari kepercayaan seksual yang banyak dipercaya masyarakat serta bukti psikologis kini begitu nyata," tandasnya. 

 REKOMENDASI :

JUMPABET

Share:

Selasa, 29 Desember 2020

Hati-hati dengan ancaman menopause dini Jika Tubuhmu terlalu kurus

 Hati-hati dengan ancaman menopause dini Jika Tubuhmu terlalu kurus

Siapa yang tidak ingin memiliki bentuk tubuh proporsional? Oleh karenanya setiap orang, baik wanita atau pria rela diet dan olahraga mati-matian untuk memiliki tubuh yang kurus. Tentu saja hal ini bukan motivasi yang benar untuk hidup sehat. Malah bisa menyebabkan tubuh semakin kurus namun tidak sehat.

Jumpabet,Situsjumpabet,Linkalternatifjumpabet,Well, memiliki tubuh yang terlalu kurus nyatanya memang memberikan beberapa efek samping. Salah satunya menurut penelitian yang dilansir dari boldsky.com, mereka yang memiliki tubuh kelewat kurus, terutama bagi wanita, berisiko tinggi untuk kena menopause dini.

Untuk penelitian ini, para peneliti dari US Nurses' Health Study II melakukan tes pada 78.759 wanita di usia pra menopause yang berusia 25 sampai 42 tahun. Hasilnya ditemukan bahwa wanita yang memiliki massa tubuh atau BMI kurang dari 17,5 memiliki risiko untuk menopause dini sebesar 50% dibandingkan dengan mereka yang memiliki BMI 18,5 hingga 22,4.


Lalu apa yang harus kamu lakukan agar kamu terhindar dari risiko ini? Perbanyaklah konsumsi sayur, buah, makanan tinggi kalsium sehat, serta kacang-kacangan. Sebab konsumsi makanan tersebut bisa membuatmu kenyang tanpa kamu perlu khawatir untuk mengalami kegemukan. Makanan ini juga kaya nutrisi yang dibutuhkan tubuh terutama dalam menjaga kesehatan hormonal untuk mengatur masa menopause dan menstruasi wanita. 

REKOMENDASI :

JUMPABET

Share:

Senin, 28 Desember 2020

Benarkah Rutin Bercinta Bisa Bantu Wanita Tunda Terjadinya Menopause ?

 Benarkah Rutin Bercinta Bisa Bantu Wanita Tunda Terjadinya Menopause ?

Bercinta merupakan salah satu hal yang bisa bermanfaat bagi kesehatan seorang wanita baik secara fisik dan mental. Penelitian terbaru juga mengungkap bahwa hal ini bisa membantu wanita ketika menghadapi menopause.

Jumpabet,Situsjumpabet,Linkalternatifjumpabet,Wanita yang mendekati menopause dan rutin bercinta cenderung bisa menunda proses tersebut datang lebih cepat. Hal ini ketika dibandingkan dengan wanita yang tidak bergitu aktif bercinta.

Dilansir dari CNA, hal ini diketahui melalui penelitian terbaru yang dipublikasikan pada jurnal Royal Society Open Science. Diketahui bahwa pada wanita yang melakukan hubungan intim setidaknya seminggu sekali mengalami penurunan menopause hingga 28 persen dibanding mereka yang bercinta kurang dari sekali sebulan.

Penelitian menyebut bahwa perbedaan ini merefleksikan respons tubuh terhadap dorongan evolusi.

"Ketika wanita hanya sedikit atau jarang bercinta pada usia paruh baya, maka tubuh tak bakal mendapat petunjuk fisik kemungkinan kehamilan," terang Megan Arnot dan Ruth Mace, peneliti dari University College London.

Pada kondisi ini, dibanding terus mengalami ovulasi, hal ini lebih baik bagi wanita untuk berhenti subur dan memfokuskan energi pada hubungan yang dia miliki. Hal ini ketika dilihat dari perpektif maksimalisasi kebugaran.

Penelitian sebelumnya mencoba melihat mengapa wanita yang menikan mengalami menopause belakangan dibanding yang bercerai atau tidak menikah. Hal ini disebut berhubungan dengan keberadaan feromon pada pria.

Peneliti mencoba mempelajari data dari sekitar 3.000 wanita di Amerika Serikat. Penelitian ini mulai mereka lakukan sejak 1996 dan 1997 hingga bertahun-tahun kemudian.

Rata-rata usia partisipan penelitian adalah 46 tahun. Tidak ada partisipan yang mengalami menopause namun sudah menjelang peri-menopause dengan gejala kecil di awal.

Pada penelitian ini, sekitar 78 persen partisipan menikah atau memiliki pasangan. Sekitar 68 persen di antaranya tinggal dengan pasangan mereka.

Dari pengetahuan diketahui bahwa hubungan antara frekuensi set dan mundurnya menopause tampak secara jelas. Sedangkan penelitian ini menampik anggapan bahwa terdapat feromon pria yang bisa menunda hal ini.

REKOMENDASI




Share:

Minggu, 27 Desember 2020

Sejumlah Kondisi yang Terjadi pada Area Kewanitaan Ketika Sudah Menopause

 Sejumlah Kondisi yang Terjadi pada Area Kewanitaan Ketika Sudah Menopause

Menopause merupakan salah satu fase yang dialami oleh wanita. Hal ini biasanya mereka alami ketika memasuki usia antara 45 hingga 55 tahun.

Jumpabet,Situsjumpabet,Linkalternatifjumpabet, Menopause terjadi ketika wanita berhenti memproduksi sel telur setelah usia tertentu. Pada fase ini, menstruasi seorang wanita bakal berhenti.
Ketika wanita tidak mengalami menopause selama 12 bulan atau lebih, masa ini bisa disebut sebagai pasca menopause. Karena ovarium berhenti memproduksi sel telur, level produksi oestrogen pada wanita juga menurun.
Perubahan yang terjadi pada tubuh wanita ini menyebabkan mereka mengalami perubahan pada bagian kewanitaan. Kondisi mengering dan iritasi merupakan salah satu gejala umum dari menopause ini.
Terdapat sejumlah kondisi dan perubahan yang terjadi pada vagina wanita ketika mereka mengalami menopause. berikut sejumlah kondisi yang dialami wanita ketika mengalami menopause.

Rasa Tak Nyaman Ketika Bercinta

Ketika menopause, wanita biasanya mengalami penipisan pada dinding vagina. Hal ini bisa menyebabkan rasa sakit dan tak nyaman ketika bercinta. Rasa sakit yang muncul bisa menusuk dan mungkin menimbulkan bercak merah yang terasa panas dan perih.

Rasa Panas Ketika Buang Air Kecil

Ketika menopause, tingkat oestrogen bakal menurun dan memberi kemungkinan bertumbuhnya bakteri di vagina. Bakteri buruk yang menumpuk ini memberi rasa panas seperti terbakar ketika buang air kecil. disarankan untuk mengonsumsi banyak air dan sering buang air kecil untuk menurunkan risiko masalah ini.

Perubahan Bentuk Vulva
Menopause juga bisa menyebabkan munculnya perubahan bentuk di vulva. Menurunnya tingkat oestrogen ketika menopause menyebabkan penipisan dan perubahan bentuk pada labia minora. Pada kondisi ini, bahkan mungkin terjadi perubahan warna.

Keluarnya Air Seni Ketika Batuk

Ketika menopause, otot panggul menjadi lemah seiring menurunnya tingkat oestrogen di tubuh. Hal ini bisa membuatmu tak sengaja kencing ketika terbatuk atau terjadinya hal lain. Ketika kamu mengalami masalah ini, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter.

Perubahan Kelembapan

Sejatinya, vagina wanita memiliki tingkat keasaman yang rendah. Namun ketika telah menopuse, tingkat keasaman ini berubah dan menyebabkan meningkatnya risiko ifeksi vaginal. Untuk mengatasi masalah ini, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter.

Sejumlah masalah kesehatan tersebut mungkin dialami oleh area kewanitaan seiring terjadinya menopause. Pada beberapa kasus, intervensi dari dokter dibutuhkan untuk menghindari masalah lebih lanjut.

REKOMENDASI 





Share:

Rabu, 09 Desember 2020

Pakai Kondom saat Bercinta Kurangi Kepuasan

 Pakai Kondom saat Bercinta Kurangi Kepuasan

Beberapa pasangan suami istri mengaku enggan memakai kondom saat Bercinta 

Termasuk Anda? Pertimbangan mereka adalah berkurangnya kenikmatan bercinta. Benarkah demikian?

Seksolog klinis atau psikolog seksual Zoya Amirin pun angkat bicara. Berdasarkan penelitian yang pernah dikerjakannya kepada kurang lebih seratus pria, memang banyak yang mengatakan bahwa mereka takut menggunakan kondom karena nantinya akan ada gangguan atau halangan yang dirasakan saat penetrasi.

Namun yang perlu digarisbawahi, ketakutan tersebut justru muncul sebelum dicoba.

Jumpabet,SitusJumpabet,Linkalternatifjumpabet,“Banyak sekali orang bilang enggak suka pakai kondom karena kurang enak. Tapi mereka sebenarnya belum coba. Mereka hanya dengar dari kata orang dan jadinya tidak merasakan sendiri,” katanya dalam live Instagram bersama @halodkt pada Sabtu, 20 Juni 2020.

Menurut Zoya, pendapat tersebut harusnya dipatahkan. Terlebih di zaman yang semakin modern dengan kemajuan teknologi, kondom pun telah diciptakan sesuai dengan kebutuhan. Contohnya saja sudah ada berbagai varian rasa kondom bak makanan. Bentuk dari kondom sendiri berbeda-beda.

“Sekarang banyak sekali kondom yang bergerigi dan agak grenjel seperti bulat-bulat. Berdasarkan penelitian saya juga kepada para wanita, kondom yang demikian justru bisa menambahkan kenikmatan di vagina karena ada variasi tersendiri,” jelasnya.

Lebih dari itu, kondom sendiri memiliki dua fungsi utama lainnya yang sudah tidak diragukan lagi, yakni mencegah kehamilan dan penularan penyakit menular seksual. Tentunya dengan menggunakan kondom, pasangan pun akan menjadi lebih nyaman dan fleksibel dalam mengeksplorasi diri lantaran adanya rasa aman.

Ketika pasangan yang menggunakan kondom merasa terlindungi dari segala risiko yang tidak diinginkan, mereka pasti menjadi lebih leluasa untuk berhubungan seksual.

"Akhirnya apa? Kepuasan juga. Jadi sekarang jangan pernah mengecap kondom dengan konotasi yang tidak baik apalagi belum pernah mencoba. Baiknya rasakan dulu baru buktikan sendiri,” tandasnya.

REKOMENDASI :

JUMPABET





Share:

Definition List

Definition list
Consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua.
Lorem ipsum dolor sit amet
Consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua.

Recent Posts

Unordered List

Pages

Theme Support

Need our help to upload or customize this blogger template? Contact me with details about the theme customization you need.